LAMBANG KOSTRAD
Komando
Cadangan Strategis Angkatan Darat atau biasa disingkat Kostrad adalah bagian dari
Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Kostrad memiliki pasukan
berkisar antara 25.000 sampai 26.000 personel yang memiliki selalu siap untuk
beroperasi atas perintah panglima TNI kapan saja.
PASUKAN KATAK SIAP TEMPUR
======== Sejarah=========
Cikal bakal
Kostrad berasal ketika [[Indonesia]] pertama kali berurusan dengan isu
kemerdekaan [[Irian Barat]] pada tahun [[1960]]. Kostrad kemudian dibentuk pada
[[6 Maret]] [[1961]] dengan nama Korps Tentara Ke-1 / Cadangan Umum Angkatan
Darat (KORRA I / CADUAD), berdasarkan surat keputusan Men/pangad No. ML/KPTS
54/3/1961. Sebagai kesatuan yang paling muda, Kostrad merupakan inti kekuatan
Komando Mandala ([[operasi trikora]] atau pembebasan Irian Barat). Kemudian
berganti nama menjadi Kostrad pada tahun [[1963]].
Mayor
Jenderal [[Soeharto]] (yang kemudian menjadi [[Presiden Indonesia]]) dipercaya
sebagai orang pertama yang menjabat Panglima Kostrad (Pangkostrad). Pada
tanggal [[1 April]] [[1998]] Panglima Kostrad dijabat oleh Letnan Jenderal
[[Prabowo Subianto]] yang merupakan anak mantu Soeharto.
Selama masa
[[Orde Baru]], Korps baret hijau ini tidak pernah absen dari berbagai operasi
militer di Indonesia, seperti penumpasan [[Gerakan 30 September|G-30-S/PKI]],
[[Operasi Trisula]], [[PGRS]] (''Sarawak People's Guerrilla Force'') di
Sarawak, [[PARAKU]] (''North Kalimantan People's Force'') di Kalimantan Utara
dan [[Operasi Seroja]] di [[Timor Timur]]. Kostrad juga dilibatkan pada tingkat
internasional dengan diberangkatkannya [[pasukan Garuda]] di [[Mesir]]
(1973-1978) dan [[Vietnam]] (1973-1975) serta dalam operasi gabungan sebagai
pasukan penjaga perdamaian dalam perang Iran-Irak antara [[1989]] dan [[1990]].
Tahun
[[1984]] [[Pangkostrad]] bertanggung jawab langsung kepada Panglima ABRI dalam
operasi-operasi pertahanan dan keamanan. Sekarang ini Kostrad memiliki kekuatan
pasukan sekitar 35.000 sampai 40.000 tentara dengan dua divisi infantri yaitu
[[Divisi]] Satu yang bermarkas di Cilodong, [[Jawa Barat]] dan [[Divisi
Infanteri 2/Kostrad|Divisi Dua]] yang bermarkas di [[Singosari]] [[Kabupaten
Malang]] [[Jawa Timur]]. Setiap divisi memiliki brigade lintas udara dan
brigade infantri.
Fungsi &
Tugas Pokok ==
Berdasarkan
Surat Keputusan Pangab Nomor: Kep/09/III/1985 tanggal tanggal 6 Maret 1985
tentang Pokok-Pokok Organisasi dan tugas Komando Cadangan Strategis TNI – AD
(Kostrad), diatur bahwa Kostrad sebagai Komando Utama Pembinaan berkedudukan
langsung di bawah Kasad, sedangkan sebagai Komando Utama Operasional Kostrad
berkedudukan langsung dibawah Panglima TNI. Kostrad bertugas pokok membina
kesiapan operasional atas segenap jajaran Komandonya dan menyelenggarakan
Operasi Pertahanan Keamanan tingkat strategis sesuai dengan kebijaksanaan
Panglima TNI. Guna melaksanakan tugas tersebut Kostrad menyelenggarakan dan
melaksanakan fungsi utama dalam pengembangan kekuatan, pertempuran dan
administrasi, fungsi organik militer baik intelijen, operasi dan latihan,
pembinaan personel, logistik, dan teritorial serta fungsi organik pembinaan
dalam perencanaan, pengendalian dan pengawasan.
Struktur Organisasi
Dibidang organisasi, Kostrad memiliki Sruktur organisasi yang ditetapkan oleh Kepala Staf TNI-AD berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Kep/9/III/85 tanggal6 Maret 1985. Kostrad dipimpin oleh seorang Pangkostrad berpangkat Letnan Jenderal TNI. Dalam tugas sehari-hari Pangkostrad dibantu oleh seorang Kepala Staf berpangkat Mayor Jenderal TNI, unsur pembantu pimpinan yakni Staf Pribadi (Spri), Inspektorat Kostrad (Ir Kostrad), dan Staf Umum Kostrad yaitu para Asisten Kepala Staf yang berfungsi sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan masing-masing bidang kegiatan. Sedangkan unsur pelaksana pada Kostrad terdiri dari Badan Pelaksana (Balak), Satuan tempur (Satpur), dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur).
DAFTAR PEJABAT MARKAS KOSTRAD
1.
Pangkostrad Letjen TNI Drs Muhammad
Munir
2.
Kaskostrad Mayjen TNI Harry
Purdianto, S.IP., M.Sc
3.
Ir Kostrad
4.
Asisten Intelejen Kolonel Inf
Hardani Lukitanta
5.
Asisten Operasi Kolonel Inf
Ainurrahman
6.
Asisten Personil Kolonel Inf
Subiyanto
7.
Asisten Logistik Kolonel Inf Achmad
Sudarsono
8.
Asisten Perencanaan Kolonel Inf
Agustinus
9.
Asisten Teritorial Kolonel Inf Fajar
Budiman, S.IP
10.
LO TNI AL Kolonel Laut (P) Hargianto
11.
LO TNI AU Kolonel Pnb Dedie Rosewan
12.
Danpom Kostrad Kolonel Cpm Ekoyatma
Parnowo
13.
Kazi Kostrad Kolonel Czi Djashar
Djamil, S.E.
14.
Kahub Kostrad Kolonel Chb M. Natsir
Abdullah, S.H.
15.
Kapal Kostrad Letkol Cpl Candi Eko
Prasetyo
16.
Kabekang Kostrad Letkol Cba Ir.
Hermanto Ngeci Sebuai, S.H
17.
Kakes Kostrad Kolonel Ckm dr. Dwi
Bambang Ari Wibowo
18.
Kaajen Kostrad Kolonel Caj Camilus
Intan Murjani, S.IP
19.
Kaku Kostrad Kolonel Cku Tony
Suherman
20.
Kakum Kostrad Kolonel Chk Antonius
Purba, S.H.
21.
Kepuskopad "A" Kolonel Cba
Mohammad Saptarijaya BE
22.
Kapen Kostrad Letkol Kav Albiner
Sitompul
23.
Kabintal Kostrad Kolonel Caj Drs.
Asren Nasution
24.
Kainfolahta Kostrad Letkol Chb Ade
Jaelani
25.
Kajasmil Kostrad Letkol Inf Dwi P
26.
Kasandi Kostrad Letkol Chb Warsito
27.
Kasetum Kostrad Letkol Caj Drs Lau
Fransiskus
28.
Dandenma Kostrad Letkol Kav Abdul
Rachman Soegiantho
29.
Komandan Batalyon Intelijen Letkol
Inf Haryantana
30.
Staf Ahli Kostrad Bidang Linud
31.
Staf Ahli Kostrad Bidang Latgab PPRC
32.
Staf Ahli Kostrad Bidang Ilpengtek
Kolonel Inf Gustav Agus Irianto
33.
Panglima Divif-1/Kostrad Mayjen TNI
Daniel Ambat
34.
Kepala Staf Divif-1/Kostrad Brigjen
TNI Asrobudi,S.Ip
35.
Panglima Divif-2/Kostrad Mayjen TNI
Setyo Sularso
36.
Kepala Staf Divif-2/Kostrad Brigjen TNI
Anas Alwi
Oleh: Pria Sakti Presiden Jejak Kasus Radar Bangsa
Oleh: Pria Sakti Presiden Jejak Kasus Radar Bangsa
Alamat
Redaksi Jejak Kasus Pusat- Jalan raya Kemantren 82- Terusan- Gedeg-
Mojokerto-Jawa timur. Kontak: 0821-4152-3999. Website: www.jejakkasus.info




Tidak ada komentar:
Posting Komentar