Minggu, 07 Juli 2013

Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat



                                                              LAMBANG KOSTRAD

Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau biasa disingkat Kostrad adalah bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Kostrad memiliki pasukan berkisar antara 25.000 sampai 26.000 personel yang memiliki selalu siap untuk beroperasi atas perintah panglima TNI kapan saja.



                                                                              PASUKAN KATAK SIAP TEMPUR
======== Sejarah=========

Cikal bakal Kostrad berasal ketika [[Indonesia]] pertama kali berurusan dengan isu kemerdekaan [[Irian Barat]] pada tahun [[1960]]. Kostrad kemudian dibentuk pada [[6 Maret]] [[1961]] dengan nama Korps Tentara Ke-1 / Cadangan Umum Angkatan Darat (KORRA I / CADUAD), berdasarkan surat keputusan Men/pangad No. ML/KPTS 54/3/1961. Sebagai kesatuan yang paling muda, Kostrad merupakan inti kekuatan Komando Mandala ([[operasi trikora]] atau pembebasan Irian Barat). Kemudian berganti nama menjadi Kostrad pada tahun [[1963]].

Mayor Jenderal [[Soeharto]] (yang kemudian menjadi [[Presiden Indonesia]]) dipercaya sebagai orang pertama yang menjabat Panglima Kostrad (Pangkostrad). Pada tanggal [[1 April]] [[1998]] Panglima Kostrad dijabat oleh Letnan Jenderal [[Prabowo Subianto]] yang merupakan anak mantu Soeharto.

Selama masa [[Orde Baru]], Korps baret hijau ini tidak pernah absen dari berbagai operasi militer di Indonesia, seperti penumpasan [[Gerakan 30 September|G-30-S/PKI]], [[Operasi Trisula]], [[PGRS]] (''Sarawak People's Guerrilla Force'') di Sarawak, [[PARAKU]] (''North Kalimantan People's Force'') di Kalimantan Utara dan [[Operasi Seroja]] di [[Timor Timur]]. Kostrad juga dilibatkan pada tingkat internasional dengan diberangkatkannya [[pasukan Garuda]] di [[Mesir]] (1973-1978) dan [[Vietnam]] (1973-1975) serta dalam operasi gabungan sebagai pasukan penjaga perdamaian dalam perang Iran-Irak antara [[1989]] dan [[1990]].

Tahun [[1984]] [[Pangkostrad]] bertanggung jawab langsung kepada Panglima ABRI dalam operasi-operasi pertahanan dan keamanan. Sekarang ini Kostrad memiliki kekuatan pasukan sekitar 35.000 sampai 40.000 tentara dengan dua divisi infantri yaitu [[Divisi]] Satu yang bermarkas di Cilodong, [[Jawa Barat]] dan [[Divisi Infanteri 2/Kostrad|Divisi Dua]] yang bermarkas di [[Singosari]] [[Kabupaten Malang]] [[Jawa Timur]]. Setiap divisi memiliki brigade lintas udara dan brigade infantri.
Fungsi & Tugas Pokok ==

Berdasarkan Surat Keputusan Pangab Nomor: Kep/09/III/1985 tanggal tanggal 6 Maret 1985 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan tugas Komando Cadangan Strategis TNI – AD (Kostrad), diatur bahwa Kostrad sebagai Komando Utama Pembinaan berkedudukan langsung di bawah Kasad, sedangkan sebagai Komando Utama Operasional Kostrad berkedudukan langsung dibawah Panglima TNI. Kostrad bertugas pokok membina kesiapan operasional atas segenap jajaran Komandonya dan menyelenggarakan Operasi Pertahanan Keamanan tingkat strategis sesuai dengan kebijaksanaan Panglima TNI. Guna melaksanakan tugas tersebut Kostrad menyelenggarakan dan melaksanakan fungsi utama dalam pengembangan kekuatan, pertempuran dan administrasi, fungsi organik militer baik intelijen, operasi dan latihan, pembinaan personel, logistik, dan teritorial serta fungsi organik pembinaan dalam perencanaan, pengendalian dan pengawasan.

Struktur Organisasi

Dibidang organisasi, Kostrad memiliki Sruktur organisasi yang ditetapkan oleh Kepala Staf TNI-AD berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Kep/9/III/85 tanggal6 Maret 1985. Kostrad dipimpin oleh seorang Pangkostrad berpangkat Letnan Jenderal TNI. Dalam tugas sehari-hari Pangkostrad dibantu oleh seorang Kepala Staf berpangkat Mayor Jenderal TNI, unsur pembantu pimpinan yakni Staf Pribadi (Spri), Inspektorat Kostrad (Ir Kostrad), dan Staf Umum Kostrad yaitu para Asisten Kepala Staf yang berfungsi sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan masing-masing bidang kegiatan. Sedangkan unsur pelaksana pada Kostrad terdiri dari Badan Pelaksana (Balak), Satuan tempur (Satpur), dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur).
DAFTAR PEJABAT MARKAS KOSTRAD
1.        Pangkostrad Letjen TNI Drs Muhammad Munir
2.        Kaskostrad Mayjen TNI Harry Purdianto, S.IP., M.Sc
3.        Ir Kostrad
4.        Asisten Intelejen Kolonel Inf Hardani Lukitanta
5.        Asisten Operasi Kolonel Inf Ainurrahman
6.        Asisten Personil Kolonel Inf Subiyanto
7.        Asisten Logistik Kolonel Inf Achmad Sudarsono
8.        Asisten Perencanaan Kolonel Inf Agustinus
9.        Asisten Teritorial Kolonel Inf Fajar Budiman, S.IP
10.     LO TNI AL Kolonel Laut (P) Hargianto
11.     LO TNI AU Kolonel Pnb Dedie Rosewan
12.     Danpom Kostrad Kolonel Cpm Ekoyatma Parnowo
13.     Kazi Kostrad Kolonel Czi Djashar Djamil, S.E.
14.     Kahub Kostrad Kolonel Chb M. Natsir Abdullah, S.H.
15.     Kapal Kostrad Letkol Cpl Candi Eko Prasetyo
16.     Kabekang Kostrad Letkol Cba Ir. Hermanto Ngeci Sebuai, S.H
17.     Kakes Kostrad Kolonel Ckm dr. Dwi Bambang Ari Wibowo
18.     Kaajen Kostrad Kolonel Caj Camilus Intan Murjani, S.IP
19.     Kaku Kostrad Kolonel Cku Tony Suherman
20.     Kakum Kostrad Kolonel Chk Antonius Purba, S.H.
21.     Kepuskopad "A" Kolonel Cba Mohammad Saptarijaya BE
22.     Kapen Kostrad Letkol Kav Albiner Sitompul
23.     Kabintal Kostrad Kolonel Caj Drs. Asren Nasution
24.     Kainfolahta Kostrad Letkol Chb Ade Jaelani
25.     Kajasmil Kostrad Letkol Inf Dwi P
26.     Kasandi Kostrad Letkol Chb Warsito
27.     Kasetum Kostrad Letkol Caj Drs Lau Fransiskus
28.     Dandenma Kostrad Letkol Kav Abdul Rachman Soegiantho
29.     Komandan Batalyon Intelijen Letkol Inf Haryantana
30.     Staf Ahli Kostrad Bidang Linud
31.     Staf Ahli Kostrad Bidang Latgab PPRC
32.     Staf Ahli Kostrad Bidang Ilpengtek Kolonel Inf Gustav Agus Irianto
33.     Panglima Divif-1/Kostrad Mayjen TNI Daniel Ambat
34.     Kepala Staf Divif-1/Kostrad Brigjen TNI Asrobudi,S.Ip
35.     Panglima Divif-2/Kostrad Mayjen TNI Setyo Sularso
36.     Kepala Staf Divif-2/Kostrad Brigjen TNI Anas Alwi
                                         Oleh: Pria Sakti Presiden Jejak Kasus Radar Bangsa
Alamat Redaksi Jejak Kasus Pusat- Jalan raya Kemantren 82- Terusan- Gedeg- Mojokerto-Jawa timur. Kontak: 0821-4152-3999. Website: www.jejakkasus.info
                                        Oleh: Pria Sakti Presiden Jejak Kasus Radar Bangsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar